Kekalahan Terbesar Ronaldo Sejak 2022, Al Nassr Hancur 0-4 Lawan Al Ain


Ringkasan Cepat:

  • Al Nassr kalah telak 0-4 dari Al Ain di laga pembuka AFC Champions League Elite 2026/2027
  • Ini kekalahan terbesar yang dialami Cristiano Ronaldo sejak Manchester United dihajar Brentford 0-4 pada Agustus 2022
  • Bersaudara Rahimi, Houssine dan Soufiane, sama-sama mencetak gol — Houssine mencatat brace, Soufiane menambah satu gol
  • Pelatih Ange Postecoglou mengambil alih tanggung jawab dan menolak menyalahkan pemain
  • Kekalahan ini terjadi di tengah proses akuisisi 70% saham Al Nassr yang melibatkan entitas terafiliasi Ronaldo

Al Ain, Uni Emirat Arab, 16 September 2026 — Cristiano Ronaldo mencatat kekalahan terbesarnya bersama Al Nassr usai timnya dilumat Al Ain 0-4 pada laga pembuka fase grup AFC Champions League Elite 2026/2027 di Hazza Bin Zayed Stadium, Selasa (15/9/2026) malam waktu setempat.

Mengapa Kekalahan Ini Signifikan?

Kekalahan Terbesar Ronaldo Sejak 2022, Al Nassr Hancur 0-4 Lawan Al Ain

Kekalahan 0-4 ini bukan sekadar hasil buruk biasa. Menurut catatan ESPN dan World Soccer Talk, ini adalah kekalahan dengan margin terbesar yang pernah dialami Ronaldo sejak Manchester United dibantai Brentford dengan skor sama, 0-4, pada Agustus 2022. Sejak bergabung dengan Al Nassr pada Januari 2023, rekor kekalahan terburuk Ronaldo sebelumnya “hanya” selisih tiga gol — kalah 0-3 dari Al Hilal di Liga Arab Saudi (Desember 2023) dan 1-4 dari rival yang sama di Piala Super Saudi (Agustus 2024).

Menariknya, jika ditinjau dari sepanjang karier Ronaldo, kekalahan ini bahkan belum menyamai dua hasil terburuknya secara margin gol: kekalahan 0-5 Manchester United dari Liverpool pada Oktober 2021, dan kekalahan 0-5 Real Madrid dari Barcelona pada November 2010. Namun untuk ukuran periode Saudi Arabia, laga di Hazza Bin Zayed Stadium ini tetap menjadi titik nadir baru.

Al Ain, juara Liga UEA yang tampil tanpa banyak diunggulkan, justru tampil jauh lebih efisien. Meski Al Nassr unggul penguasaan bola 58% dan menang jumlah sepak pojok 10-2, mereka cuma melepaskan 3 tembakan tepat sasaran berbanding 7 milik tuan rumah — sebuah statistik yang menegaskan betapa tumpulnya lini depan Al Nassr malam itu. Al Ain sendiri datang ke laga ini dengan modal bagus: tak terkalahkan dalam lima laga awal Liga UEA musim ini dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang, sekaligus baru saja promosi kembali ke ACL Elite setelah musim lalu bermain di level AFC Champions League Two.

Kronologi Kehancuran Al Nassr

MenitKejadianSumber
25′Houssine Rahimi membuka skor untuk Al Ain usai memanfaatkan kesalahan fatal bek Al Nassr, Saad Al-NasserESPN, Dailysports
63′Houssine Rahimi menggandakan keunggulan jadi 2-0 usai tinjauan VARESPN, Dailysports
72′Soufiane Rahimi — adik Houssine — ikut mencetak gol, skor jadi 3-0World Soccer Talk
84′Georgios Giakoumakis, pemain pengganti asal Yunani, menutup pesta gol jadi 4-0 usai assist dari Soufiane RahimiESPN

Kabar sebelumnya yang menyebut Soufiane Rahimi mencetak hat-trick perlu diluruskan: menurut laporan ESPN dan World Soccer Talk, dua gol pertama justru dicetak oleh Houssine Rahimi, sementara Soufiane hanya menyumbang satu gol di menit 72 plus assist untuk gol keempat Giakoumakis. Kedua bersaudara asal Maroko itu sama-sama turun sebagai starter dan menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Al Nassr sepanjang laga.

Ronaldo sendiri gagal mencetak gol sepanjang laga — start terburuk yang bisa ia bayangkan untuk misi mengejar gelar top skor kompetisi ini, mengingat tiga pemain lain sudah mencatat hat-trick di matchday pembuka. Bintang asal Portugal itu, yang tengah mengejar gol ke-980 dalam kariernya, sempat membobol gawang Al Ain namun dianulir wasit karena offside. Ia juga mendapat peluang lewat tendangan bebas pada menit-menit akhir, tetapi berhasil digagalkan kiper Al Ain, Khalid Eisa. Al Nassr sendiri turun dengan formasi menyerang berisi Sadio Mané, João Félix, dan Samú mendampingi Ronaldo, namun trio itu nyaris tak berkutik menghadapi organisasi pertahanan Al Ain yang rapat sepanjang laga.

Postecoglou Pikul Tanggung Jawab

Kekalahan Terbesar Ronaldo Sejak 2022, Al Nassr Hancur 0-4 Lawan Al Ain

Di tengah kritik keras yang mengarah ke Ronaldo maupun timnya sendiri, pelatih Ange Postecoglou memilih melindungi kaptennya. Ia menegaskan kekalahan itu adalah kegagalan kolektif, bukan kesalahan satu pemain.

“Al Nassr as a whole was poor.” — Ange Postecoglou, Pelatih Al Nassr (dikutip ESPN)

Postecoglou juga menyoroti jadwal padat yang dijalani skuadnya — laga ini adalah pertandingan kesembilan Al Nassr dalam sebulan terakhir — sebagai salah satu faktor yang memberatkan performa tim, meski ia menegaskan tak ingin menjadikannya sebagai alasan utama.

Reaksi Suporter dan Dampak bagi Al Nassr

Kekalahan Terbesar Ronaldo Sejak 2022, Al Nassr Hancur 0-4 Lawan Al Ain

Kekalahan telak ini memicu gelombang kekecewaan di kalangan pendukung Al Nassr. Menurut laporan Goal.com, sebagian suporter melampiaskan kekesalan ke Ronaldo maupun Postecoglou, bahkan menyerukan agar sang pelatih asal Australia itu dipecat. Kritik terhadap Postecoglou terutama menyasar reaksinya di pinggir lapangan yang dianggap terlalu datar untuk situasi seburuk itu.

Secara kompetisi domestik, Al Nassr saat ini berada di posisi ketiga Liga Arab Saudi dengan catatan lima kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan, tertinggal dua poin dari puncak klasemen. Menariknya, secara head-to-head di ACL Elite, ini merupakan pembalikan dramatis dibanding pertemuan kedua tim musim 2024/25, ketika Al Nassr justru menang telak 5-1 atas Al Ain berkat brace Anderson Talisca dan gol Ronaldo sendiri.

Bayang-Bayang Akuisisi Klub di Tengah Krisis Performa

Kekalahan Terbesar Ronaldo Sejak 2022, Al Nassr Hancur 0-4 Lawan Al Ain

Kekalahan ini datang di momen yang kurang tepat bagi Al Nassr, yang tengah menghadapi tantangan finansial serius. Menurut laporan Asharq Al-Awsat dan Okaz Sports, utang klub telah melampaui 213 juta dolar AS, memaksa Public Investment Fund (PIF) selaku pemilik memperketat pengawasan keuangan dan membatasi pendaftaran pemain baru kecuali dibiayai penuh dari sponsor atau pendapatan komersial independen. Di sisi lain, proses pelepasan 70% saham Al Nassr tengah bergulir, dengan beberapa konsorsium — salah satunya disebut melibatkan entitas yang terafiliasi dengan Ronaldo sendiri — bersaing untuk mengambil alih kepemilikan mayoritas klub dari PIF, yang diperkirakan mulai berproses awal 2027.

Apa Selanjutnya?

Kekalahan Terbesar Ronaldo Sejak 2022, Al Nassr Hancur 0-4 Lawan Al Ain

Al Nassr masih punya tujuh laga tersisa di fase grup AFC Champions League Elite untuk memperbaiki catatan mereka, dimulai dari laga kandang melawan wakil Uzbekistan, FK Neftchi Fergana, pada 12 Oktober 2026. Bagi Ronaldo pribadi, kariernya di usia 41 tahun kini menghadapi tantangan baru: membuktikan diri masih relevan di kompetisi Asia sekaligus membantu Al Nassr bangkit dari periode terburuk sejak kepindahannya ke Arab Saudi — sambil menyaksikan dari dekat bagaimana masa depan kepemilikan klub yang ia bela akan ditentukan dalam beberapa bulan ke depan.