Ringkasan Cepat:
- Nottingham Forest mengajukan tawaran £30 juta (sekitar Rp720,3 miliar) untuk gelandang muda Liverpool, Trey Nyoni.
- Liverpool langsung menolak, menegaskan pemain 19 tahun itu tidak untuk dijual menjelang batas akhir bursa transfer.
- Nyoni diproyeksikan mendapat peran lebih besar musim ini setelah kepergian Curtis Jones ke Inter Milan.
Liverpool, 01 September 2026 — Liverpool menolak tegas tawaran £30 juta dari Nottingham Forest untuk gelandang muda Trey Nyoni pada Senin malam, hanya beberapa jam sebelum bursa transfer musim panas resmi ditutup Selasa (1/9).
Mengapa Ini Penting?

Forest butuh tambahan lini tengah setelah melepas Elliot Anderson ke Manchester City awal musim panas ini. Menurut laporan Paul Joyce dari The Times, Forest mengajukan paket senilai £25 juta dijamin, ditambah £5 juta dari klausul add-on — namun Liverpool langsung menolaknya karena Nyoni dianggap aset penting untuk skuad Andoni Iraola musim ini.
Penolakan ini menegaskan posisi Nyoni di Anfield. Ia tampil sebagai pemain pengganti saat Liverpool ditahan imbang 2-2 oleh Nottingham Forest akhir pekan lalu, penampilan perdananya musim 2026/27. Pelatih Iraola sebelumnya sudah memuji perkembangan pemain jebolan akademi Leicester City itu selama pramusim.
“Saya sangat senang dengan Trey. Ia berada di level itu, dan saya tidak ragu dia akan sangat berharga musim ini.” — Andoni Iraola, Pelatih Liverpool, jelang musim 2026/27
Siapa Trey Nyoni?

Nyoni bukan wajah baru di Anfield. Liverpool merekrutnya dari akademi Leicester City pada 2023, dengan biaya sekitar £1 juta setelah kasusnya harus diputuskan lewat tribunal kompensasi pemain muda. Sejak itu perkembangannya berjalan cepat — ia tercatat sebagai salah satu pemain termuda dalam sejarah Liverpool yang tampil di kompetisi Eropa.
Musim 2025/26 lalu, menit bermainnya masih terbatas di angka 237 menit sepanjang musim. Namun performa impresif selama pramusim membuat Iraola memberi sinyal bahwa peran Nyoni akan jauh lebih besar musim ini, terutama di lini tengah yang berorientasi bertahan.
Reaksi dan Dampak
Menurut laporan David Ornstein dari The Athletic, Liverpool “membuat jelas bahwa mereka tidak siap mengizinkan kepergiannya” sebelum deadline transfer Selasa. Sikap ini bukan keputusan sentimental, melainkan bagian dari perencanaan skuad — Liverpool sengaja tidak mendatangkan pengganti setelah Curtis Jones hengkang ke Inter Milan awal bulan ini, karena meyakini Nyoni siap mengambil peran lebih besar.
Bagi Forest, penolakan ini jadi pukulan telak. Klub asuhan Oliver Glasner itu sebelumnya sempat mendekati Harrison Armstrong dari Everton sebelum beralih incar Nyoni setelah rencana tersebut mentok karena penolakan suporter Everton atas penjualan talenta lokal mereka. Musim panas ini Forest sebenarnya sudah mendatangkan Xaver Schlager secara gratis, namun mereka tetap memburu satu gelandang tengah tambahan sebelum jendela transfer ditutup — kebutuhan yang makin mendesak sejak Elliot Anderson resmi hijrah ke Manchester City.
Di sisi lain, Liverpool disebut bakal membuka pembicaraan kontrak baru dengan Nyoni. Ia baru memperpanjang kontrak jangka panjang hingga 2030 musim lalu, namun manajemen ingin melindungi investasi mereka pada pemain yang sempat mencatatkan diri sebagai pemain termuda Liverpool di kompetisi Eropa.
Konteks Deadline Day Liverpool

Penolakan tawaran untuk Nyoni terjadi di tengah aktivitas bursa transfer Liverpool yang cukup sibuk. Klub sudah merampungkan perekrutan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain senilai £123 juta musim panas ini, salah satu transfer termahal mereka. Di sisi lain, Liverpool juga menolak tawaran Manchester City untuk penyerang Cody Gakpo — sebuah keputusan yang sebenarnya bisa saja membuka slot pemain non-homegrown, mengingat aturan Liga Primer membatasi maksimal 17 pemain non-homegrown dalam skuad terdaftar, dan Liverpool saat ini sudah berada di batas tersebut.
Dengan kondisi skuad yang sudah menipis di lini tengah usai kepergian Curtis Jones, keputusan mempertahankan Nyoni sekaligus menolak peluang menjual Gakpo menunjukkan pendekatan Liverpool musim ini: mempertahankan kedalaman skuad ketimbang mencairkan aset muda demi keuntungan finansial jangka pendek.
Kronologi Peristiwa
| Waktu | Kejadian | Sumber |
|---|---|---|
| 16 Agustus 2026 | Nyoni tampil dalam laga pramusim melawan Como di Anfield | Getty/Every Second Media |
| 29–30 Agustus 2026 | Nyoni debut musim 2026/27, masuk sebagai pemain pengganti saat Liverpool 2-2 vs Nottingham Forest | Sports Mole |
| 31 Agustus 2026 | Nottingham Forest ajukan tawaran £30 juta untuk Nyoni | The Times (Paul Joyce) / The Athletic |
| 1 September 2026 | Liverpool resmi menolak tawaran, tegaskan Nyoni tak dijual | The Athletic (David Ornstein) |
Apa Selanjutnya?
Dengan bursa transfer musim panas resmi ditutup pada 1 September 2026, Liverpool dipastikan tidak akan kembali ke pasar untuk mencari pengganti Nyoni di sisa jendela ini. Nyoni sendiri berpeluang mendapat menit bermain lebih banyak saat Liverpool melakoni laga tandang Liga Primer ke markas Ipswich Town akhir pekan ini, laga yang sekaligus jadi ujian pertama Iraola memberi kepercayaan lebih besar kepada gelandang muda tersebut di kompetisi reguler.
Pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak dan peningkatan gaji disebut akan menyusul dalam beberapa bulan ke depan, seiring performa Nyoni yang terus dipantau manajemen. Publikasi resmi klub turut menyoroti perkembangan pesatnya dari akademi ke tim senior — sinyal bahwa Liverpool berencana menjadikannya bagian jangka panjang skuad di bawah asuhan Iraola.
Bagaimana Ini Mengubah Peta Lini Tengah Liverpool?
Kepergian Curtis Jones ke Inter Milan awal musim ini praktis mengurangi opsi gelandang bertahan Liverpool. Alih-alih memburu nama baru di pasar, manajemen memilih mempercayakan slot rotasi tersebut kepada Nyoni — pendekatan yang konsisten dengan gaya Iraola yang lebih suka memberi kesempatan pemain didikan sendiri ketimbang belanja instan menjelang penutupan jendela.
Situasi ini juga menegaskan filosofi transfer Liverpool musim panas ini secara keseluruhan: belanja besar di lini serang lewat kedatangan Barcola, namun konservatif dalam melepas aset muda di sektor lain. Bagi suporter, sinyal ini melegakan — trennya selama ini pemain muda potensial kerap dilepas begitu tawaran menggiurkan datang, sementara kali ini klub memilih bertahan pada penilaian internal mereka terhadap Nyoni.
Artikel ini ditulis oleh Redaksi livescore180.
