Pelatih Persebaya belum mau gegabah soal nasib Paul Munster. Meski kontrak sang pelatih akan habis akhir musim ini, manajemen Green Force menegaskan evaluasi baru akan diambil setelah kompetisi berakhir.
Candra Wahyudi, Direktur Operasional Persebaya, buka suara soal kriteria pelatih untuk musim depan. Bukan sembarang nama, ia menyebut bahwa klub ingin sosok yang benar-benar bisa membawa prestasi, bukan pelatih “kaleng-kaleng”.
“Target kami jelas: posisi klasemen musim ini harus lebih baik dari musim lalu yang hanya finish di peringkat 12,” ujar Candra.
Table of Contents
ToggleEvaluasi Pelatih Persebaya Masih Berjalan
Persebaya sempat tancap gas di awal musim, cuma sekali kalah dari 16 laga. Tapi konsistensi jadi masalah. Enam pertandingan beruntun tanpa kemenangan sempat bikin posisi mereka di klasemen tergelincir.
Namun performa mulai membaik. Dalam tiga laga terakhir, Persebaya tak tersentuh kekalahan—dua kemenangan dan sekali imbang. Hasil itu membuat mereka masih bersaing di papan atas dengan koleksi 48 poin.
Meski begitu, manajemen tetap hati-hati. Mereka ingin melihat pencapaian akhir Paul Munster sebelum bicara kontrak baru.
“Evaluasi tetap jalan. Nanti kita lihat sampai akhir musim, apakah layak dipertahankan atau perlu opsi baru,” tegas Candra.

Jadwal Padat, Persiapan Tetap Jalan
Persebaya dijadwalkan melawan Persija Jakarta pada 12 April 2025. Sebelum itu, mereka menggelar laga internal untuk menjaga ritme para pemain.
Munster menyebut sesi ini sebagai momen penting untuk mempersiapkan semua pemain—baik yang reguler maupun cadangan—agar tetap dalam kondisi terbaik.
“Setelah game internal, pemain akan libur dan kembali berlatih pada 3 April. Di situlah persiapan khusus dimulai,” kata Munster.
Selama libur, para pemain tetap diberi program latihan individu yang fokus pada penguatan tubuh bagian atas dan ketahanan fisik. Semuanya demi memastikan kebugaran tetap terjaga.
Insight : Madura United Dibantai Borneo FC

Fokus Hadapi Persija, Tapi Mata Tetap ke Masa Depan
Laga kontra Persija diprediksi jadi ujian penting untuk Persebaya. Selain untuk menjaga posisi di klasemen, ini juga jadi panggung pembuktian Paul Munster sebagai pelatih Persebaya.
Meski performa menanjak, konsistensi tetap jadi pekerjaan rumah. Strategi direct play masih jadi senjata utama Green Force, tapi penguasaan bola lewat akurasi passing juga butuh perhatian ekstra.
Jika ingin bersaing di papan atas hingga pekan terakhir, kombinasi permainan harus makin matang. Semua mata kini tertuju ke bangku cadangan: apakah Munster masih orang yang tepat?
Nasib pelatih Persebaya masih belum jelas, tapi satu hal pasti—manajemen tak mau asal pilih. Dengan tujuh laga tersisa, Paul Munster dan tim punya waktu untuk membuktikan apakah mereka layak lanjut bareng Green Force musim depan.
Bonek pun bersiap jadi saksi. Karena siapa pun pelatihnya nanti, harapan tetap sama: Persebaya yang lebih kuat, lebih tajam, dan lebih konsisten.
Cek Berita & Artikel Lainnya di: livescore180.com