AS ROMA Associazione Sportiva Roma, atau lebih dikenal sebagai AS Roma, adalah salah satu kekuatan tradisional di sepak bola Italia yang selalu menarik perhatian. Klub berjuluk I Giallorossi ini tidak pernah gagal menghadirkan drama, gairah, dan ambisi besar.
Di tengah Serie A yang makin kompetitif dan persaingan ketat di Eropa, Roma kini sedang berusaha mencari kembali identitas kuat mereka di bawah komando baru, sembari memanfaatkan momentum positif yang telah mereka bangun di kompetisi kontinental.
AS ROMA Arah Baru di Bangku Pelatih
Setelah era kepelatihan yang emosional di bawah Jose Mourinho, yang berhasil membawa klub meraih gelar Eropa pertama mereka (UEFA Conference League 2022) dan mencapai final Europa League (2023), AS Roma kini memasuki babak baru bersama Gian Piero Gasperini.
Gasperini, yang dikenal dengan taktik agresif dan permainan menyerang yang cair, diharapkan dapat menanamkan kembali gaya bermain yang atraktif dan efisien.
- Fokus Utama: Tugas utama Gasperini adalah mengembalikan Roma ke empat besar Serie A untuk mengamankan tiket Liga Champions, sebuah target yang fundamental bagi kesehatan finansial dan ambisi klub.
- Tantangan Taktis: Di awal musim, tim terlihat memiliki pertahanan yang solid (seperti yang ditunjukkan dengan hanya kebobolan satu gol dalam beberapa laga awal Serie A), namun tantangannya adalah menyeimbangkan pertahanan ini dengan produktivitas gol di lini serang yang diharapkan dari taktik Gasperini.
Liga Dunia Musim 2024 2025 Drama Transfer Taktik dan Kilas Balik Kompetisi
Bintang Lapangan dan Pergerakan Bursa Transfer AS ROMA
Kekuatan tim AS ROMA saat ini masih bertumpu pada beberapa pilar penting:
- Paulo Dybala: Sang La Joya tetap menjadi kreator serangan dan pemecah kebuntuan utama. Peran dan kondisinya akan sangat krusial bagi ambisi Roma, dan isu perpanjangan kontraknya selalu menjadi topik hangat di kalangan penggemar.
- Lorenzo Pellegrini: Sang Kapten dan produk asli akademi klub, ia adalah jantung lini tengah yang bertanggung jawab menyeimbangkan permainan dan menciptakan peluang.
- Pemain Baru dan Kedalaman Skuad: Roma telah melakukan beberapa penambahan penting, seperti penyerang yang memiliki potensi besar seperti Wesley Vinícius França Lima dan Artem Dovbyk, yang diharapkan dapat meningkatkan daya gedor tim.
Bursa transfer musim panas menunjukkan fokus Roma pada penambahan kekuatan di lini serang dan meningkatkan kedalaman skuad, sebuah indikasi ambisi untuk tampil kuat di dua kompetisi utama.
Cari Mesin Gol Baru, Manchester United Dapat Kabar Buruk dari Osimhen
⚽ Pertandingan Persahabatan & Agenda Pramusim AS ROMA

Untuk mempersiapkan diri menghadapi musim baru 2025/26 dengan arahan Gasperini, Roma sudah menyusun beberapa laga persahabatan penting sebagai tolok ukur kesiapan tim dan untuk memperkuat chemistry:
-
Pemusatan latihan dimulai pada 13 Juli 2025 di Trigoria Training Center, Roma.
-
Uji coba pertama melawan FC Kaiserslautern di Jerman pada 26 Juli 2025.
-
Laga berikutnya menghadapi RC Lens di Prancis pada 2 Agustus 2025.
-
Roma kemudian mengadakan training camp di Inggris dari 2 hingga 8 Agustus, dengan pertandingan persahabatan melawan Aston Villa pada 6 Agustus dan Everton pada 9 Agustus.
-
Pertandingan pemanasan terakhir adalah menghadapi Neom SC dari Arab Saudi pada 16 Agustus 2025 di Italia.
Agenda ini bukan hanya menjadi ajang uji coba taktik Gasperini, tetapi juga kesempatan untuk mengintegrasikan pemain baru, meningkatkan kondisi fisik skuad, serta membangun kekompakan sebelum kompetisi resmi dimulai.
AS ROMA Warisan Eropa dan Ambisi di Masa Depan
AS Roma telah mengukir sejarah sebagai klub Italia pertama di abad ke-21 yang mencapai dua final kompetisi Eropa secara berturut-turut (Conference League 2022 dan Europa League 2023). Pencapaian ini menegaskan kembalinya mentalitas Giallorossi di panggung Eropa.
Pada musim berjalan, partisipasi di UEFA Europa League akan menjadi prioritas kedua setelah Serie A. Dengan level kompetisi yang semakin tinggi di Eropa, Roma harus menunjukkan konsistensi untuk bersaing dengan klub-klub kuat lainnya.
Meskipun harapan Scudetto masih terasa jauh, para penggemar Roma, yang dikenal dengan gairah dan kesetiaan luar biasa mereka, berharap Gasperini mampu membangun sebuah tim yang tidak hanya meraih kemenangan, tetapi juga bermain dengan semangat dan keberanian yang menjadi ciri khas ibu kota.
Jordi Cruyff Jadi Penasihat Teknis, Bertugas Kembangkan Filosofi Sepak Bola Indonesia