Bripka Ever Bangun Sekolah Sepak Bola, Lahirkan Pemain Bola Berbakat dari Desa

Bripka Ever Bangun Sekolah Sepak Bola, Cetak Pemain Bola Muda Berbakat

pemain bola
Foto: Bripka Ever dirikan Sekolah Sepakbola Putra Timor di Kabupaten Kupang NTT

Dedikasi Bripka Ever untuk Sepak Bola Desa

livescore180.com/ – Bripka Ever Gusriyanto Tinenti, seorang polisi yang bertugas di Polda NTT, tidak hanya dikenal karena pekerjaannya di kepolisian, tetapi juga sebagai pendiri Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Timor.

Sekolah yang telah berjalan hampir enam tahun ini menjadi wadah bagi anak-anak di Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, untuk meraih mimpi mereka menjadi pemain bola profesional. SSB ini bahkan telah melahirkan talenta yang berlaga di Liga 4 NTT.

Kiprah Bripka Ever dalam mengembangkan olahraga di desa membuatnya mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama karena SSB Putra Timor dijalankan secara gratis tanpa biaya bagi para siswa.


pemain bola
Foto: Bripka Ever dirikan Sekolah Sepakbola Putra Timor di Kabupaten Kupang NTT

SSB Putra Timor: Mewujudkan Mimpi Pemain Bola dari Desa

Berdiri sejak 2019, SSB Putra Timor berawal dari kepedulian Bripka Ever terhadap anak-anak desa yang memiliki potensi di sepak bola, tetapi belum mendapatkan perhatian. Ia melihat bahwa banyak sekolah sepak bola hanya tersedia di kota, sementara anak-anak desa juga memiliki bakat yang layak diasah.

Dengan fasilitas yang terbatas, Bripka Ever membangun SSB ini menggunakan dana pribadi untuk membeli perlengkapan latihan, seperti bola, rompi, dan peralatan lainnya. Ia bahkan mengajukan bantuan ke Asprov NTT, yang akhirnya menyumbangkan beberapa perlengkapan.

Melalui program pelatihan yang terstruktur, SSB Putra Timor membagi siswa dalam empat kelompok usia:

  1. U-10
  2. U-13
  3. U-14 hingga U-16
  4. Kelompok senior usia 17 tahun ke atas

Dengan metode latihan intensif dan dukungan masyarakat, beberapa pemain dari sekolah ini berhasil lolos seleksi untuk bermain di Liga 4 NTT.


Masyarakat Mendukung, SSB Putra Timor Jadi Kebanggaan Desa

Menurut Andri Sanu, Ketua RT Desa Nekbaun sekaligus asisten pelatih di SSB Putra Timor, sekolah ini membawa banyak perubahan positif bagi desa.

“Dulu, anak-anak tidak memiliki kegiatan yang terarah. Setelah ada sekolah sepak bola, mereka belajar disiplin, berlatih dengan serius, dan beberapa dari mereka berhasil bermain di luar desa. Ini membuat bangga seluruh masyarakat,” ujar Andri.

Lebih lanjut, Andri juga menyoroti bagaimana Bripka Ever mengajarkan anak-anak tentang organisasi dan manajemen tim, yang sebelumnya belum dikenal di desa mereka.

“SSB ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga bagaimana membangun mental juara dan kebersamaan. Masyarakat sangat mendukung, mulai dari kepala desa, kepala dusun, hingga tokoh pemuda,” tambahnya.

Selain itu, kehadiran SSB Putra Timor juga membantu mengurangi ketergantungan anak-anak pada gadget dan mencegah mereka dari pergaulan yang kurang baik.


pemain bola
Foto: Bripka Ever dirikan Sekolah Sepakbola Putra Timor di Kabupaten Kupang NTT

Membentuk Generasi Muda yang Disiplin dan Berprestasi

Salah satu dampak terbesar dari SSB ini adalah perubahan kebiasaan anak-anak dan remaja di Desa Nekbaun.

Menurut Bripka Ever, sebelum ada SSB Putra Timor, banyak anak-anak dan remaja yang menghabiskan waktu mereka hanya bermain ponsel atau berkumpul tanpa tujuan jelas. Dengan adanya latihan rutin, mereka mulai lebih disiplin dalam mengatur waktu.

“Sebelum ada sekolah sepak bola, anak-anak lebih sering menghabiskan waktu dengan gadget. Sekarang, mereka lebih aktif di lapangan, berlatih, dan mengikuti turnamen,” kata Ever.

Selain itu, kebiasaan buruk seperti nongkrong dan pesta minuman keras juga berkurang di kalangan remaja. Mereka kini lebih memilih beristirahat untuk menjaga kondisi fisik demi latihan.

“Sekarang, anak-anak sudah mulai belajar menjaga stamina. Setelah beraktivitas, mereka lebih memilih beristirahat agar siap untuk latihan berikutnya,” tambahnya.


Dari Kampung ke Liga 4: Bukti Keberhasilan SSB Putra Timor

SSB Putra Timor bukan hanya sekadar tempat latihan, tetapi juga telah membuktikan diri sebagai penghasil pemain bola berbakat.

Sejak berdiri, beberapa lulusan SSB Putra Timor telah berhasil menembus Liga 4 NTT dan bergabung dengan klub-klub yang lebih besar, di antaranya:

  • Noven Tirot Zakarias, lolos seleksi di Kristal United
  • Donald, saat ini dalam proses seleksi di Persekota Koepang

Kesuksesan ini menunjukkan bahwa sekolah sepak bola di pedesaan juga mampu menghasilkan talenta yang tidak kalah bersaing dengan pemain dari kota besar.

Bripka Ever berharap ke depannya akan ada lebih banyak anak-anak dari SSB Putra Timor yang bisa menembus level kompetisi yang lebih tinggi.

“Saya ingin anak-anak desa punya kesempatan yang sama untuk berkarier di sepak bola, minimal sampai ke tingkat provinsi,” ujarnya.


Kilas Balik : Sejarah Terbentuknya Tim Sepak Bola Makassar

Dukungan Pemerintah dan Masa Depan SSB Putra Timor

Kesuksesan SSB Putra Timor akhirnya menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Kupang, yang mulai memberikan dukungan bagi pengembangan sekolah ini.

Saat ini, desa Nekbaun sudah dikenal sebagai salah satu daerah penghasil pemain bola berbakat. Bahkan, Pemkab Kupang kini mulai mempertimbangkan untuk memberikan bantuan dalam bentuk fasilitas tambahan untuk mendukung perkembangan sekolah ini.

Namun, Bripka Ever tetap berharap ada lebih banyak pihak yang mau berkontribusi dalam membangun SSB Putra Timor agar lebih banyak anak-anak desa dapat mengembangkan bakatnya di dunia sepak bola.

“Sepak bola bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga membentuk karakter dan masa depan. Saya ingin anak-anak desa memiliki kesempatan yang sama dengan mereka yang berada di kota,” kata Bripka Ever.


pemain bola
Foto: Bripka Ever dirikan Sekolah Sepakbola Putra Timor di Kabupaten Kupang NTT

Peran SSB Putra Timor dalam Membangun Masa Depan Pemain Bola dari Desa

Bripka Ever telah membuktikan bahwa sepak bola dapat menjadi alat untuk membangun generasi muda yang disiplin, berprestasi, dan menjauhi pengaruh negatif. Dengan mendirikan SSB Putra Timor, ia tidak hanya mencetak pemain bola berbakat, tetapi juga membawa perubahan sosial yang positif bagi Desa Nekbaun.

Keberhasilan SSB Putra Timor dalam mengorbitkan pemain hingga Liga 4 NTT adalah bukti nyata bahwa talenta dari desa dapat bersaing di kancah yang lebih luas jika diberikan peluang dan pembinaan yang tepat.

Bagaimana menurut Anda? Apakah SSB seperti ini perlu lebih banyak didirikan di berbagai daerah? Berikan pendapat Anda di kolom komentar!

Kilas Balik : PSIS Semarang Bangkit Usai Kalah dari Persib Bandung

Cek Berita & Artikel Lainnya di: livescore180.com/